Babel,LibangNews.Com- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Pusat Pemuda Katolik dalam bidang pendidikan dan penguatan pengawasan partisipatif penyelenggaraan pemilu. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut berlangsung di Hotel Grand Safran Pangkalpinang, Kamis (14/5/2026), dalam rangkaian kegiatan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Pemuda Katolik Tahun 2026.
Penandatanganan dilakukan Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina yang mewakili Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma dan Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar.
Dalam sambutannya, Yusti Erlina menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, melainkan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga integritas demokrasi di Indonesia.
“Pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Karena itu, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Katolik menjadi langkah strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga tahun 2026 Bawaslu RI telah memiliki sekitar 100 mitra kerja sama aktif yang terdiri dari kementerian, lembaga, perguruan tinggi, hingga organisasi kemasyarakatan. Kehadiran Pemuda Katolik diharapkan semakin memperluas jejaring pengawasan partisipatif yang terlatih dan kompeten.
Sementara itu, EM Osykar menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut. Ia menilai keterlibatan generasi muda dapat menjadi energi baru dalam memperkuat pendidikan demokrasi hingga ke tingkat akar rumput.
Kerja sama antara Bawaslu RI dan Pemuda Katolik ini direncanakan berlangsung selama lima tahun ke depan dengan fokus pada pendidikan politik, sosialisasi pengawasan pemilu, serta penguatan demokrasi yang inklusif di berbagai daerah di Indonesia.




