Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menerima audiensi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang dalam agenda silaturahmi dan penyampaian sejumlah program prioritas yang membutuhkan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.
Dalam pertemuan tersebut, PMI menyampaikan beberapa poin penting, termasuk kebutuhan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan. Dessy menjelaskan bahwa anggaran PMI tahun ini telah rampung, namun Pemkot menilai perlu adanya peningkatan ke depan.
“Anggaran memang sudah selesai, dan ke depan kami berharap bisa lebih banyak karena ini menyangkut kemanusiaan. Pemerintah Kota Pangkalpinang tentu akan memperhatikannya,” ujarnya.
Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Iqbal, mengungkapkan bahwa sebelum era kepemimpinan Prof Udin–Dessy, PMI hanya menerima dana hibah dengan jumlah paling kecil dibandingkan kabupaten/kota lain di Kepulauan Bangka Belitung.
Menanggapi hal tersebut, Dessy memastikan bahwa Pemkot di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2025–2030 berkomitmen memperjuangkan peningkatan dana hibah PMI.
“Ini akan menjadi pertimbangan kami ke depan, karena ini hal krusial untuk menggapai kesehatan masyarakat. Akan kita dorong agar lebih proporsional dan sesuai kebutuhan pelayanan kemanusiaan,” tegasnya
PMI juga mengusulkan agar ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang dapat melakukan donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali. Selama ini, donor darah ASN masih bersifat individual dan belum terkoordinasi setiap dinas.
Dessy menyambut baik usulan tersebut dan menilai program donor darah terpadu dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Pangkalpinang.
Dalam audiensi itu, PMI turut memaparkan rencana pelaksanaan bulan dana pada tahun depan. Program tersebut bertujuan mengumpulkan dana kemanusiaan dengan melibatkan seluruh dinas, dan membutuhkan dukungan penuh Pemkot.
“Kami harapkan Pemkot bisa men-support bulan dana ini. Untuk nominal dan teknisnya akan kami diskusikan lebih lanjut bersama Ibu Wakil,” kata Iqbal.
Selain itu, PMI meminta dukungan terkait penyediaan data golongan darah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Data ini dinilai penting untuk mempercepat pelayanan dan kebutuhan darah bagi masyarakat.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Pemkot Pangkalpinang dan PMI dalam memperluas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat kota.








