Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, memimpin apel gabungan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam rangka mengawali Tahun Baru 2026, Senin (5/1/2026). Apel tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
Dalam amanatnya, Dessy menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 sekaligus harapan agar tahun ini menjadi momentum meningkatkan semangat kerja, kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan seluruh ASN.
“Semoga di tahun 2026 ini kita semakin sehat, semangat, bahagia, dan sejahtera dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dessy juga menyampaikan salam dari Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, yang tidak dapat hadir karena agenda penting. Wali Kota berpesan agar seluruh kegiatan pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Memasuki tahun baru, Wakil Wali Kota melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN selama hampir tiga bulan terakhir sejak 15 Oktober 2025. Ia menyoroti persoalan kedisiplinan pegawai yang dinilai masih perlu pembenahan, terutama terkait kehadiran dan kepatuhan jam kerja.
“Masih ada pegawai yang hanya hadir saat absen pagi lalu meninggalkan kantor dan kembali sore hari. Ini seharusnya menjadi kesadaran bersama,” tegasnya.
Selain disiplin, Dessy menekankan pentingnya budaya kerja tepat waktu. Menurutnya, keterlambatan dalam satu agenda akan berdampak pada agenda lainnya.
“Time is money. Budaya kerja on-time harus kita bangun bersama agar kinerja semakin efektif,” katanya.
Dalam aspek pelayanan publik, Dessy menilai pelayanan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang sudah berjalan cukup baik, namun belum mencapai pelayanan prima atau service excellent. Ia mengingatkan bahwa pelayanan bukan hanya soal sikap, tetapi juga cara berkomunikasi dengan masyarakat.
“Pelayanan yang baik membutuhkan niat, kesadaran, dan pembelajaran terus-menerus,” ujarnya.
Ia berharap kualitas pelayanan publik di Pangkalpinang dapat meningkat hingga setara dengan standar pelayanan di kementerian pusat.
Selain itu, Dessy juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kerja di masing-masing OPD. ASN diminta menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan.
“Kita tidak bisa hanya menyuruh masyarakat, sementara kita sendiri tidak memberi contoh,” katanya.
Menghadapi tahun 2026, Wakil Wali Kota mengajak seluruh ASN menjadi agen perubahan demi kemajuan Kota Pangkalpinang.
“Di kota inilah kita hidup dan membesarkan keluarga. Mari bekerja lebih baik sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy memaparkan sejumlah prioritas pembangunan Pemkot Pangkalpinang tahun 2026, antara lain revitalisasi pasar, penguatan budaya gotong royong, koordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan banjir termasuk pembangunan bendung karet, penataan jalan dan trotoar, serta penataan pedagang melalui penggunaan gerobak beroda.
Pemkot Pangkalpinang juga mendorong digitalisasi parkir dan retribusi guna meningkatkan efisiensi serta mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara itu, rencana restrukturisasi OPD belum dapat dilakukan karena masih menunggu masa tunggu enam bulan dan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.
Terkait pajak daerah, Dessy menyampaikan bahwa Badan Keuangan Daerah akan melakukan penindakan terhadap tempat usaha yang tidak patuh pajak, namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif.
“Kami ingin pengusaha sadar bahwa pajak adalah kewajiban yang harus dipenuhi tanpa rasa takut,” pungkasnya.








