Eks Tambang Disulap Jadi Destinasi Wisata, Polda Babel Luncurkan Taman Bypark

Babel,LibangNews.Com- Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) resmi memperkenalkan Taman Bypark Polda Babel, kawasan ruang terbuka hijau yang dibangun di atas lahan bekas tambang timah. Kehadiran taman ini diharapkan menjadi destinasi wisata baru sekaligus ruang publik bagi masyarakat Bangka Belitung.

Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing, menyampaikan bahwa pembangunan taman tersebut masih dalam tahap akhir penyelesaian dan ditargetkan dapat difungsikan sepenuhnya dalam waktu dekat.

“Prosesnya masih berjalan, namun kami optimistis bulan depan seluruh fasilitas sudah rampung dan bisa digunakan oleh masyarakat umum,” ujar Kapolda Viktor, Rabu (31/12/2025) malam.

Menurutnya, Taman Bypark tidak hanya dirancang sebagai tempat rekreasi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah fasilitas penunjang, termasuk area bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), akan disiapkan di kawasan tersebut.

“Dengan adanya UMKM, kita berharap roda perekonomian masyarakat sekitar juga ikut bergerak,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memberikan apresiasi atas inisiatif Polda Babel dalam memanfaatkan lahan eks tambang menjadi kawasan wisata. Ia menilai konsep Taman Bypark memiliki keunikan tersendiri karena memanfaatkan danau bekas aktivitas pertambangan.

“Ini sangat unik. Lahan yang dulunya bekas tambang, sekarang bisa dimanfaatkan menjadi kawasan wisata. Saya rasa ini bisa menjadi salah satu ikon pariwisata Bangka Belitung,” ungkap Gubernur.

Ia menambahkan, ke depan Taman Bypark akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti air mancur menari, alunan musik, hingga layanan Wi-Fi gratis, yang diharapkan mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah.

“Tempat ini berpotensi menjadi ruang publik permanen dan ikon baru provinsi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyinggung kondisi perekonomian daerah yang saat ini masih mengalami perlambatan, terutama akibat berakhirnya sejumlah izin usaha pertambangan timah. Namun, ia optimistis kondisi tersebut akan membaik pada tahun 2026 setelah proses penataan perizinan selesai dilakukan.

“Ke depan perizinan akan lebih tertib. PT Timah dan IUP sudah dikoordinasikan, sehingga diharapkan ekonomi daerah bisa kembali bergerak,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Taman Bypark Polda Babel, Bangka Belitung diharapkan tidak hanya memiliki ruang terbuka hijau yang representatif, tetapi juga destinasi wisata baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pos terkait