Pangkalpinang,LibangNews.Com- Suasana meriah menyelimuti kawasan Kampung Bintang, Kota Pangkalpinang, pada perhelatan Festival Cheng Beng 2026. Memasuki hari kedua, Sabtu (4/4/2026) malam, ribuan masyarakat tumpah ruah menikmati rangkaian kegiatan budaya, kuliner, hingga hiburan yang berlangsung selama tiga hari.
Kegiatan ini menjadi magnet tersendiri, tidak hanya bagi warga lokal, tetapi juga pengunjung dari berbagai daerah bahkan mancanegara yang datang untuk merayakan Cheng Beng sekaligus berziarah.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat dan kerja keras panitia dalam menyukseskan festival tersebut. Ia menilai, Festival Kampung Bintang telah berkembang menjadi ruang interaksi sosial lintas budaya.
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan masyarakat dari berbagai latar belakang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama kegiatan berlangsung.
Festival Cheng Beng, menurutnya, selalu menjadi momentum meningkatnya kunjungan ke Pangkalpinang, khususnya dari komunitas Tionghoa yang pulang kampung untuk berziarah ke makam leluhur. Kehadiran mereka turut memberikan dampak ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal.
Saparudin juga menyoroti potensi kawasan pemakaman Sentosa yang berada di sekitar Kampung Bintang. Dengan luas mencapai sekitar 40 hektare, kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan budaya.
“Ini aset besar yang bisa kita dorong menjadi daya tarik wisata unggulan,” katanya.
Ke depan, Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan Festival Cheng Beng Kampung Bintang dapat menjadi agenda tahunan yang masuk dalam kalender event nasional.
Dukungan serupa disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Ia menilai festival budaya seperti ini mencerminkan harmoni keberagaman yang menjadi kekuatan daerah.
“Event seperti ini bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Selama festival berlangsung, pengunjung disuguhkan beragam aktivitas menarik, mulai dari bazar UMKM, sajian kuliner khas Tionghoa, pertunjukan seni tradisional, hingga atraksi barongsai yang menjadi daya tarik utama.
Puncak acara malam itu ditutup dengan ramah tamah dan penampilan barongsai, menambah semarak Festival Cheng Beng Kampung Bintang yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu event budaya unggulan di Pangkalpinang.







