Gusmita: Rekredensialing BPJS Kesehatan Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan, RSUD Depati Hamzah Raih Peringkat Kedua Tertinggi 

Pangkalpinang,LibangNews.Com- Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, menegaskan bahwa proses rekredensialing yang dilakukan BPJS Kesehatan setiap tahun merupakan instrumen penting untuk memastikan mutu pelayanan fasilitas kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan apresiasi kepada RSUD Depati Hamzah yang berhasil mencatatkan capaian positif dalam penilaian rekredensialing fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Menurut Gusmita, rekredensialing dilakukan dengan menilai sejumlah aspek utama, mulai dari pemenuhan persyaratan mutlak, ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga komitmen kerja sama antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan.

“Setiap kriteria memiliki bobot penilaian tersendiri. Hasilnya akan menggambarkan sejauh mana kesiapan dan kualitas layanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada peserta JKN,” ucap Gusmita, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, RSUD Depati Hamzah berhasil menempati peringkat kedua tertinggi dari seluruh fasilitas kesehatan yang mengikuti proses rekredensialing di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang.

Selain capaian tersebut, RSUD Depati Hamzah juga menerima penghargaan digitalisasi rumah sakit dengan predikat Bintang 3 dari 5, sebagai bentuk pengakuan atas implementasi layanan berbasis teknologi informasi yang telah berjalan.

Gusmita menjelaskan, digitalisasi yang dimaksud mencakup penerapan sistem antrean online yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, termasuk pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, serta pemenuhan indikator pendukung digitalisasi layanan lainnya.

“Jika digitalisasi ini dimanfaatkan secara maksimal, tentu akan berdampak langsung pada kemudahan akses dan kenyamanan layanan bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap penghargaan yang diraih tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien.

“Penghargaan harus sejalan dengan mutu layanan di lapangan. Ini menjadi pengingat bagi seluruh faskes agar terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN,” tegas Gusmita.

BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, lanjutnya, akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan merata bagi masyarakat.