Kota Pangkalpinang Kekurangan Orang Tua Asuh Genting, Penganugerahan Dijadwalkan 3 Desember

Pangkalpinang,LibangNews.Com- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pangkalpinang, Agustus Afendi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kota Genting masih mengalami kekurangan orang tua asuh. Pemerintah menetapkan target sebanyak 422 orang tua asuh, namun yang telah terealisasi baru sekitar 300 orang.

“Untuk Kota Genting kita masih kekurangan beberapa orang tua asuh. Rencananya, jika tidak ada halangan, pada Rabu, 3 Desember 2025 akan dilakukan penganugerahan Kota Genting kepada Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan Ketua TP PKK di Balai Besar Betason,” jelas Agustus Afendi, Minggu (30/11/2025).

Ia menambahkan, angka stunting di Pangkalpinang menunjukkan tren penurunan signifikan. Dari 20,6 persen pada tahun 2023, turun menjadi 17,4 persen pada 2024. Pemerintah menargetkan angka stunting bisa ditekan hingga 14,9 persen pada 2025.

“Kita tetap mengikuti arahan Pak Menteri terkait lima program utama: Quinquin, Kota Genting, Tamasya, Sidayah, dan Gati. Ini yang terus kita kejar,” ujarnya.

Upaya pemenuhan orang tua asuh juga terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk menggandeng pihak swasta. Beberapa lembaga seperti Bank Sumsel Babel serta sejumlah perusahaan telah menyatakan kesediaannya menjadi orang tua asuh.

Agustus menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan orang tua asuh cukup mudah. “Mereka bisa langsung datang ke dinas atau kami yang mendatangi perusahaan-perusahaan untuk mengajak mereka bersama-sama mencegah stunting melalui program orang tua asuh Genting,” katanya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap dukungan masyarakat dan sektor swasta terus meningkat agar target penurunan stunting dapat tercapai sesuai rencana.

Pos terkait