Babel,LibangNews.Com- Program Mudik Gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama TNI Angkatan Laut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pemudik yang tiba di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka, Senin (16/3/2026), mengaku terbantu dengan fasilitas transportasi gratis tersebut.
Program ini dinilai mampu meringankan beban biaya perjalanan para perantau yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sudirman (50), salah satu pemudik dari Jakarta, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti program tersebut. Menurutnya, biaya perjalanan mudik biasanya cukup besar sehingga program ini sangat membantu masyarakat.
“Dengan adanya mudik gratis ini kami bisa pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya yang besar. Program seperti ini sangat membantu para perantau,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Supriyadi (48) yang mudik bersama keluarganya. Ia mengatakan perjalanan menggunakan kapal berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di Bangka.
“Perjalanan lancar dan pelayanan selama di kapal juga baik. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan TNI AL yang sudah memfasilitasi mudik gratis ini,” katanya.
Tidak hanya pemudik dari Jakarta menuju Bangka, program ini juga dimanfaatkan masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Belitung. Sejumlah calon penumpang terlihat bersiap menaiki kapal untuk melanjutkan perjalanan antar pulau.
Ridho Adityo (20), calon penumpang tujuan Belitung, menilai program ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa dan perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Program ini sangat membantu, khususnya bagi kami yang merantau. Jadi bisa pulang berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa harus memikirkan biaya transportasi,” tuturnya.
Senada dengan itu, Natasya (19) yang baru pertama kali mengikuti mudik gratis berharap program serupa dapat terus digelar di masa mendatang dengan kuota yang lebih banyak.
Program Mudik Gratis 2026 yang digagas Pemprov Kepulauan Bangka Belitung bersama TNI Angkatan Laut ini menargetkan sekitar 1.000 pemudik dengan rute pelayaran Jakarta–Bangka–Belitung–Jakarta. Program tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik menjelang Idulfitri.(*)







