Pantau Pasar Ratu Tunggal, Cece Dessy Akui Daya Beli Masyarakat Menurun

Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menilai kondisi perekonomian masyarakat masih belum sepenuhnya pulih. Hal tersebut terlihat dari melemahnya daya beli dan rendahnya perputaran uang di Pasar Ratu Tunggal.

Hal itu disampaikan Dessy Ayutrisna yang akrab disapa Cece Dessy saat mengikuti kegiatan Gotong Royong Akbar sekaligus peninjauan Pasar Ratu Tunggal, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Cece Dessy, hasil dialog langsung dengan para pedagang menunjukkan bahwa aktivitas jual beli saat ini masih cenderung sepi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami turun langsung dan berbincang dengan pedagang. Secara umum mereka menyampaikan bahwa perputaran ekonomi masih melambat. Ini menjadi gambaran bahwa daya beli masyarakat sedang menurun,” ujar Dessy.

Dalam peninjauan tersebut, Dessy bersama Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menyusuri sejumlah area pasar, mulai dari pasar besar, lapak daging, hingga pasar ayam. Selain meninjau kebersihan, pemantauan juga difokuskan pada aktivitas perdagangan dan kondisi fasilitas pendukung pasar.

Menjelang perayaan Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadan, Dessy mengakui adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan. Namun, ia menegaskan kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar.

“Harga memang ada yang naik, tapi belum signifikan. Justru karena daya beli masyarakat sedang lemah, lonjakan harga besar belum terlihat,” jelasnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Dessy, terus melakukan pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok melalui dinas terkait agar stabilitas harga tetap terjaga, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Selain faktor ekonomi, Cece Dessy juga menyoroti persoalan penataan kawasan pasar. Ia menilai keberadaan pedagang yang berjualan di badan jalan turut memicu kemacetan dan mengganggu kelancaran aktivitas pasar.

“Kami akan lakukan penataan secara bertahap. Alhamdulillah, sebagian pedagang sudah bersedia ditata ulang agar pasar lebih rapi, tertib, dan nyaman,” katanya.

Tak kalah penting, kondisi infrastruktur jalan di sekitar pasar juga menjadi perhatian pemerintah. Beberapa titik jalan berlubang direncanakan akan diperbaiki melalui pengaspalan, menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Dessy menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen terus mencari langkah-langkah strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

“Kami terus berupaya sesuai kewenangan yang ada. Harapannya, kondisi ekonomi masyarakat Pangkalpinang ke depan bisa semakin membaik,” tutupnya.

Pos terkait