Pangkalpinang,LibangNews.Com- Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Hal ini tercermin dalam pembukaan Ramadan Urban Fest 2026 yang berlangsung di Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang, Jumat (20/2/2026).
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyebut kegiatan ini bukan sekadar bazar musiman, melainkan sarana pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing dan naik kelas. Menurutnya, seluruh peserta telah melewati proses seleksi ketat, termasuk dari sisi kualitas produk dan kelengkapan legalitas.
“UMKM yang ikut sudah melalui kurasi, mulai dari Nomor Induk Berusaha, sertifikat halal, sampai izin PIRT. Ini menjadi standar penting agar produk mereka bisa menembus pasar yang lebih luas,” kata Saparudin.
Ia menambahkan, proses kurasi tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sebagai bentuk pendampingan agar UMKM tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga kualitas.
Meski hanya diikuti sekitar 40 pelaku usaha, Wali Kota optimistis Ramadan Urban Fest dapat menjadi pemantik semangat bagi UMKM lain di Pangkalpinang untuk berbenah. Apalagi, geliat bazar Ramadan di sejumlah titik kota dinilai sebagai indikator positif meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Saparudin juga mengimbau warga agar tetap mengedepankan pola belanja yang bijak selama Ramadan. Ia mengingatkan, konsumsi berlebihan berpotensi memicu lonjakan harga dan inflasi.
“Belanja secukupnya, seimbang. Jangan berlebihan, tapi juga jangan sampai kekurangan,” pesannya.
Ramadan Urban Fest diharapkan tidak hanya memperkuat syiar keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan UMKM lokal yang siap berkembang secara berkelanjutan.








