Pangkalpinang,LibangNews.Com- Rembuk Stunting Kota Pangkalpinang yang digelar di Balai Besar Betason, Kamis (4/12/2025), menjadi momentum penting penyelarasan langkah lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini dihadiri Sekda Kota Pangkalpinang, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PPPAKB, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Forum Anak, Duta Forum Anak, dan Bunda GenRe tingkat kota.
Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan capaian penurunan prevalensi stunting dari 20,7 persen berdasarkan SKI 2023 menjadi 17,3 persen pada tahun 2024. Usai pemaparan, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan pentingnya perhatian menyeluruh terhadap faktor penyebab stunting, terutama yang berkaitan dengan masa kehamilan.
“Memperhatikan gizi selama kandungan dan juga setelah melahirkan sangat penting. Kami berharap, sebagaimana angka yang disampaikan Pak Wali Kota, kita bisa menurunkan angka stunting hingga di bawah target,” ujarnya.
Sebagai seorang ibu, Dessy menyampaikan pesan khusus kepada para perempuan yang sedang hamil maupun yang tengah mempersiapkan kehamilan. Menurutnya, kecerdasan dan tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi sejak usia awal kehamilan. “Ibu dan ayah harus benar-benar memperhatikan nutrisi dan gizi yang dikonsumsi selama kandungan. Bukan hanya soal makanan bernutrisi, tetapi kondisi psikologis ibu hamil juga memegang peranan besar,” tegasnya.
Dessy menekankan bahwa kesehatan mental ibu hamil sering kali terabaikan, padahal stres, kecemasan, dan tekanan berlebih dapat mempengaruhi perkembangan janin. Oleh sebab itu, perhatian, dukungan keluarga, dan lingkungan yang sehat perlu menjadi bagian dari strategi penurunan stunting.
Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan pendampingan berkelanjutan kepada ribuan keluarga berisiko stunting, mulai dari baduta, balita, calon pengantin, ibu hamil hingga ibu menyusui. Upaya ini menjadi fondasi kerja jangka panjang untuk memastikan setiap anak di Pangkalpinang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.
Pesan penutup Dessy merangkum semangat seluruh rangkaian kegiatan hari itu: penurunan stunting bukan hanya kerja teknis, tetapi kerja kasih, perhatian, dan kepedulian bersama.








