Pangkalpinang,LibangNews.Com- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pangkalpinang menyiapkan langkah pengamanan menjelang bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 2026. Sebanyak 138 personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya selama periode arus mudik Lebaran.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, menyampaikan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik, tetapi juga pada terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama masyarakat menjalankan ibadah puasa.
“Polresta Pangkalpinang berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ujar Max Mariners, Kamis (5/3/2026).
Sebelum memasuki masa pengamanan, Polresta Pangkalpinang juga menggelar kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian turut menyalurkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kapolresta menambahkan, pihaknya juga terus melakukan penindakan terhadap berbagai tindak kriminal yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat. Beberapa kasus menonjol, termasuk aksi jambret yang sempat meresahkan warga, telah berhasil diungkap oleh kepolisian.
“Walaupun ada beberapa kasus yang sempat mengganggu ketertiban, namun semuanya sudah berhasil kami ungkap sehingga situasi tetap terkendali,” jelasnya.
Dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Polresta Pangkalpinang telah melakukan analisa dan evaluasi bersama Polda Bangka Belitung. Dari hasil evaluasi tersebut, disiapkan enam pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Pos tersebut terdiri dari dua Pos Pengamanan, dua Pos Pelayanan, satu Pos Terpadu, serta satu Pos Pantau di kawasan wisata Pantai Pasir Padi.
Selain itu, dilakukan pula penyesuaian lokasi pos pengamanan guna meningkatkan efektivitas pengawasan. Pos Pengamanan Bes Cinema akan dipindahkan ke kawasan dekat Greenland, sementara pos pelayanan juga disiapkan di Jalan Mentok yang merupakan wilayah perbatasan.
Pengawasan juga akan difokuskan pada sejumlah titik vital seperti bandara, pelabuhan, serta pusat perbelanjaan yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Tak hanya itu, kepolisian juga mengingatkan personel untuk meningkatkan patroli di kawasan permukiman guna mengantisipasi potensi kejahatan terhadap rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik.
“Kami juga akan meningkatkan patroli untuk menjaga rumah-rumah warga yang kosong karena ditinggal mudik,” kata Max.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan Ramadan hingga arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan lancar.
“Kami berharap dukungan masyarakat agar arus mudik 2026 berjalan tertib, aman, dan terhindar dari kecelakaan,” pungkasnya.








