Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menegaskan pentingnya peran bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Cordela Pangkalpinang ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Ganjar Harimansyah, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy.
Dalam sambutannya, Prof Saparudin mengajak masyarakat untuk mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang memudahkan komunikasi lintas suku dan budaya di Tanah Air.
Menurutnya, tidak semua negara memiliki kemudahan tersebut. Ia mencontohkan Papua Nugini yang memiliki ratusan bahasa daerah, namun tidak memiliki satu bahasa pemersatu sehingga komunikasi antar masyarakat menjadi lebih kompleks.
“Indonesia patut bersyukur memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia, yang mampu menjembatani perbedaan dan memperkuat persatuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saparudin menekankan bahwa bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga simbol identitas nasional yang menyatukan keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat.
Ia pun mendorong para guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus menularkannya kepada peserta didik dan masyarakat luas.
“Tidak hanya guru, seluruh masyarakat Indonesia perlu terus meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia sebagai bagian dari menjaga persatuan bangsa,” pungkasnya.







