Babel,LibangNews.Com – Respons cepat ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membantu warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.
Sehari setelah musibah kebakaran terjadi, PMI Babel langsung mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa perlengkapan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Minggu (11/10/2026). Sekretaris PMI Babel, Arbian Eka Putra, memimpin langsung rombongan bersama tiga relawan untuk mengantarkan bantuan ke lokasi. Sebelum diberangkatkan, armada bantuan dilepas oleh Ketua Bidang Organisasi PMI Babel, Syaifuddin, yang mewakili Ketua PMI Babel, Abdul Fatah, di Markas PMI Babel, Jalan Mentok, Pangkalpinang.
Syaifuddin mengatakan, PMI Babel segera mengambil langkah setelah menerima informasi mengenai kebakaran yang melanda permukiman warga di Dusun Serdang.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Bantuan yang kita berikan hari ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran PMI untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran di Dusun Serdang,” ujar Syaifuddin.
Ia berharap bantuan darurat yang dikirimkan dapat segera diterima warga dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak setelah kebakaran.
“Fokus utama adalah memastikan bantuan darurat ini tiba tepat waktu dan langsung menyasar kebutuhan mendesak para korban di lapangan. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban derita korban kebakaran,” katanya.
Setibanya di Bangka Selatan, rombongan PMI Babel menyerahkan bantuan kepada Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, di Posko Terpadu BPBD, Desa Jelutung II.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari 40 paket Hygiene Kit, 20 paket Kitchen Kit, serta lima lembar terpal.
Bantuan tersebut disiapkan untuk menunjang kebutuhan dasar warga terdampak. Paket Hygiene Kit dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan kebersihan diri, sedangkan Kitchen Kit membantu kebutuhan memasak. Sementara itu, terpal dapat dimanfaatkan sebagai pelindung sementara sesuai kondisi di lapangan.
Sekretaris PMI Babel, Arbian Eka Putra, mengatakan pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mendukung proses pemulihan pascakebakaran,” ujarnya.
Arbian menegaskan, PMI Babel juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan kemanusiaan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga di lokasi bencana.
Tidak hanya berhenti pada bantuan perlengkapan darurat, PMI Babel juga merencanakan penyaluran bantuan tambahan berupa beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para korban.
Berdasarkan data sementara di lapangan hingga Minggu (11/10/2026) siang, kebakaran di Dusun Serdang berdampak terhadap sekitar 1.200 jiwa dan menghanguskan lebih dari 387 bangunan rumah.
Besarnya dampak kebakaran membuat kebutuhan bantuan bagi warga terdampak menjadi perhatian berbagai pihak. Kehadiran PMI Babel diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, PMI Babel menegaskan komitmennya untuk hadir dalam aksi kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana dan membutuhkan pertolongan segera.





