Pangkalpinang,LibangNews.Com — Sebanyak 327 rumah di Kota Pangkalpinang mendapatkan bantuan program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada tahun 2026.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, mengatakan dari total 327 rumah tersebut, sebanyak 86 rumah telah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan.
“Data yang masuk dan diverifikasi ada sekarang 327 unit rumah. Minggu kemarin kita sampaikan, ada 86 rumah yang sudah selesai, yang lain dalam proses,” kata Bartholomeus, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, penerima bantuan tersebut tersebar di seluruh tujuh kecamatan yang ada di Kota Pangkalpinang. Data calon penerima berasal dari pendataan Pemerintah Kota Pangkalpinang, usulan kecamatan dan kelurahan, hingga usulan dari pemerintah pusat dan aspirasi DPR.
Program tersebut sebelumnya dikenal dengan nama BSPS. Bantuan diberikan dalam bentuk dana stimulan untuk membantu masyarakat memperbaiki atau membangun rumah agar menjadi hunian yang lebih layak.
Bartholomeus menjelaskan, bantuan pemerintah pusat untuk setiap rumah mencapai Rp20 juta, yang terdiri dari Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah.
Namun, bantuan tersebut bersifat stimulan sehingga penerima tetap harus menyiapkan tambahan melalui keswadayaan.
“Ini dana stimulan, jadi perlu ada dana tambahan keswadayaan dari penerima bantuan. Jangan sampai nanti dana diberikan, tetapi tidak selesai. Harus selesai,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik dan tidak mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai penerima.
Sebab, menurut Bartholomeus, kesiapan swadaya masyarakat menjadi salah satu hal penting agar pembangunan rumah dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
“Kalau mereka tidak punya keswadayaan, takut nanti tidak selesai. Jadi jangan sampai sudah disetujui kemudian mundur dan sebagainya, sayang,” ujarnya.
Selain bantuan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Pangkalpinang pada tahun 2026 juga membangun 10 rumah melalui program bantuan perumahan yang bersumber dari pemerintah daerah.
Bartholomeus menambahkan, Pemkot Pangkalpinang telah mengusulkan penambahan kuota program bedah rumah untuk tahun depan. Pihaknya berharap jumlah bantuan dapat meningkat hingga 500 rumah.

“Kita tahun depan mengusulkan di angka 500. Kalau bisa, mudah-mudahan meningkat dari 300 sekarang ini ke angka 500 tahun depan,” katanya.
Ia mengatakan peningkatan jumlah penerima bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat masih cukup banyak rumah di Pangkalpinang yang membutuhkan penanganan.
Untuk itu, Pemkot Pangkalpinang juga akan terus mendorong masyarakat agar memiliki semangat keswadayaan sehingga bantuan stimulan dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Harapannya Pemko mendukung itu sehingga masyarakat mau menerima dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dengan menggali potensi keswadayaan itu. Sehingga bisa membuat rumah yang layak bagi keluarga-keluarga di Pangkalpinang,” pungkasnya.











