Resmikan Rumah Tahfidz di Lapas Perempuan, Cece Dessy: Bekali Warga Binaan dengan Kekuatan Rohani

Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, meresmikan Rumah Tahfidz di Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rabu (4/3/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan, khususnya di bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dirangkaikan dengan tausiah serta buka puasa bersama antara jajaran pemerintah daerah dan warga binaan. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya pembinaan spiritual sebagai bekal kehidupan setelah menjalani masa pidana.

Dalam sambutannya, Dessy menilai kehadiran Rumah Tahfidz di lingkungan lapas merupakan langkah strategis dalam membangun karakter dan mental warga binaan. Ia menyebut, pembinaan rohani menjadi fondasi penting agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

“Rumah Tahfidz ini bukan sekadar fasilitas, tetapi ruang pembinaan untuk memanusiakan manusia. Harapannya, ketika mereka kembali ke tengah masyarakat, mereka sudah memiliki bekal spiritual yang kuat,” ujarnya.

Selain pembinaan keagamaan, Dessy juga mengapresiasi berbagai keterampilan yang dihasilkan warga binaan selama berada di dalam lapas. Menurutnya, sejumlah produk kerajinan yang ditampilkan memiliki kualitas yang baik dan berpotensi dipasarkan secara luas.

Ia menilai, kemampuan tersebut menjadi bukti bahwa warga binaan tetap dapat tumbuh dan berkembang melalui pembinaan yang tepat.

“Karya mereka bagus dan bernilai ekonomi. Ini menunjukkan mereka punya semangat untuk mandiri dan memperbaiki diri,” katanya.

Dessy berharap, keberadaan Rumah Tahfidz tidak hanya berdampak bagi warga binaan, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial dan spiritual di Kota Pangkalpinang. Ia juga meminta doa agar jajaran pemerintah daerah diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang dan penyerahan cendera mata. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan sebelum ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan.

Pos terkait