Bangka Barat,LibangNews.Com– Langkah Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak yang turun langsung menemui masyarakat melalui kegiatan ngopi bareng mendapat apresiasi warga. Kegiatan di Warkop Luci Kopitiam, Desa Puput, Kecamatan Jebus, itu dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat.
Salah seorang warga Kecamatan Jebus, Rudi, mengatakan pendekatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung.
Menurutnya, kehadiran Kapolres di tengah masyarakat dalam suasana santai menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir melalui kegiatan formal, tetapi juga bersedia mendengarkan persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Kapolres mau duduk bersama masyarakat, ngopi bareng, mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan warga. Ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan polisi dan punya kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi,” ujar Rudi.
Ia menilai warung kopi menjadi tempat yang tepat untuk membangun komunikasi karena merupakan ruang berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan. Suasana informal dinilai membuat warga lebih nyaman menyampaikan pendapat tanpa terbebani suasana resmi.
Rudi juga menilai komunikasi langsung seperti itu penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan warga tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian serta kesediaan mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Kadang masyarakat memiliki keluhan atau informasi yang ingin disampaikan, tetapi belum tentu tahu bagaimana menyampaikannya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, komunikasi terasa lebih santai dan terbuka. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi,” katanya.
Ia berharap berbagai masukan yang disampaikan warga dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai persoalan serta kewenangan kepolisian. Dengan demikian, kegiatan ngopi bareng tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rudi turut mengapresiasi kehadiran Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya bersama personel Sat Binmas Polres Bangka Barat dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan jajaran kepolisian dinilai penting untuk memperkuat hubungan sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat. Kalau komunikasi terjalin baik, warga akan lebih terbuka menyampaikan informasi dan ikut menjaga lingkungannya. Inilah yang kami harapkan dari semangat Polisi Bersama Masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bangka Barat diharapkan terus memperkuat pendekatan humanis dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan warga menjadi salah satu modal penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.






