Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 jamaah tersebut dimanfaatkan Kapolresta untuk menjalin komunikasi sekaligus mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, salah satu pengurus masjid menyampaikan persoalan seorang warga lulusan perguruan tinggi yang hingga kini belum berhasil mendapatkan pekerjaan.
Menanggapi keluhan tersebut, Indra langsung meminta agar informasi dan data warga bersangkutan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Langkah ini diharapkan dapat membuka akses bagi warga untuk mengikuti pelatihan keterampilan maupun memperoleh informasi peluang kerja sesuai kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tidak segan menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya warga yang membutuhkan pekerjaan. Menurutnya, pendataan menjadi salah satu langkah penting agar persoalan tersebut bisa dicarikan solusi melalui kerja sama dengan instansi terkait.
Selain membahas persoalan pekerjaan, Jumat Keliling juga menjadi wadah bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai kondisi yang berkembang di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Pangkalpinang ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperluas peran kepolisian dalam membantu menjawab persoalan sosial.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polresta Pangkalpinang dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.











