Babel,LibangNews.Com- Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menggelar Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKISAH) ke-6, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Hutan Pelawan, Kantor BI Babel, dengan mengusung semangat penguatan ekonomi berbasis syariah di daerah.
Kepala KPwBI Babel, Rommy S. Tamawiwy, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah membutuhkan proses panjang dan tidak bisa dicapai secara instan. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem yang kuat.
Ia menyampaikan, melalui program BEKISAH, BI berupaya terus mengedukasi masyarakat agar semakin memahami potensi besar sektor ekonomi syariah di Bangka Belitung. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan yang dilakukan setiap tahun.
“Ekonomi syariah tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Dibutuhkan kesinambungan dan komitmen bersama,” ujarnya.
Rommy juga menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran publik terkait ekonomi syariah. Ia berharap media dapat menjadi mitra strategis dalam menggaungkan perkembangan sektor tersebut.
Dari sisi potensi, Bangka Belitung dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Selain mayoritas penduduk beragama Islam, keberadaan ribuan masjid di daerah ini menjadi kekuatan dalam mendukung pertumbuhan ekosistem syariah.
Lebih jauh, Rommy menjelaskan bahwa BEKISAH bukan sekadar agenda tahunan, melainkan simbol perjalanan panjang dalam membangun ekonomi syariah yang berkelanjutan di daerah.
Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam memperkuat kelembagaan keuangan syariah di tingkat daerah. Namun demikian, ekonomi syariah disebutnya bersifat inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Ekonomi syariah terbuka untuk semua, bukan hanya untuk umat Islam, dan dapat berjalan berdampingan dengan sistem ekonomi konvensional,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, BI telah membentuk Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah di tingkat pusat. Di daerah, pengembangan sektor ini juga terus didorong melalui program pemberdayaan UMKM.
Melalui penyelenggaraan BEKISAH ke-6, BI Babel berharap kolaborasi lintas sektor dapat semakin kuat, sehingga ekonomi syariah mampu menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung ke depan.



