Cegah Bullying dan Hoaks, Wakapolda Babel Ingatkan Pelajar SMPN 1 Belitung Bijak Bermedsos

Babel,LibangNews.Com– Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Miranda mengingatkan para pelajar agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks maupun tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai pembina upacara di SMP Negeri 1 Belitung, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Quick Wins Program Prioritas Kapolri melalui program Polidik yang menyasar kalangan pelajar untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.

Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Murry menekankan pentingnya menciptakan suasana sekolah yang aman, tertib, dan nyaman. Menurutnya, hubungan harmonis antarsiswa harus dibangun dengan sikap saling menghormati serta menghargai perbedaan.

“Kami dari Kepolisian mengimbau para siswa-siswi untuk senantiasa menjaga ketertiban serta membangun hubungan yang harmonis antarsesama di lingkungan sekolah,” ujar Murry.

Selain persoalan perundungan, Wakapolda juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Ia meminta siswa maupun guru lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum jelas sumber serta kebenarannya.

Murry mengingatkan bahwa kebiasaan membagikan informasi tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Jangan langsung percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Saring sebelum sharing. Tindakan sederhana seperti memeriksa fakta sebelum membagikan informasi sangat penting untuk mencegah keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Terkait perundungan atau bullying, jenderal polisi bintang satu tersebut mengajak seluruh siswa untuk menghindari intimidasi dan segala bentuk kekerasan terhadap teman sebaya.

Ia juga meminta pelajar tidak takut melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan. Pelaporan dapat disampaikan kepada pihak sekolah maupun kepolisian agar persoalan tersebut dapat segera ditangani.

Peran kepala sekolah dan guru, lanjut Murry, juga sangat penting dalam mencegah munculnya konflik di lingkungan pendidikan. Pengawasan yang lebih optimal serta komunikasi yang intensif dengan siswa dinilai dapat membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini.

“Melalui Polidik ke sekolah-sekolah, kami berharap dapat terwujud generasi muda yang cerdas, bijak dalam berteknologi, serta bebas dari aksi perundungan demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam Polres Belitung AKP Marwan, Kasat Binmas Iptu Deny, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta seluruh siswa SMPN 1 Belitung.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap para pelajar tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan membangun lingkungan pergaulan yang sehat, aman, serta bebas dari perundungan.

Pos terkait