Rusunawa Pangkalpinang Masih Diminati, Pemkot Usulkan Pembangunan Baru untuk Pekerja Industri

Kepala Dinas Perkim Pangkalpinang

Pangkalpinang,LibangNews.Com — Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kota Pangkalpinang masih menjadi pilihan masyarakat. Tingginya minat tersebut terlihat dari jumlah hunian yang saat ini telah terisi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, mengatakan sekitar 139 unit Rusunawa saat ini telah dihuni masyarakat.

“Rusunawa masih banyak peminat. Banyak yang mengharapkan supaya bisa tinggal di Rusunawa,” kata Bartholomeus, Rabu (7/10/2026).

Namun, menurutnya, Pemkot Pangkalpinang masih menghadapi keterbatasan dalam menyediakan fasilitas hunian sesuai harapan masyarakat. Sebagian unit Rusunawa lainnya juga belum dapat ditempati karena membutuhkan perawatan dan perbaikan.

Karena itu, Pemkot Pangkalpinang menargetkan perbaikan sejumlah ruang hunian Rusunawa pada 2027 mendatang.

“Hunian lain itu masih belum memungkinkan untuk dihuni. Jadi mungkin perlu perawatan, perlu perbaikan ke depan. Kita berharap tahun depan, 2027, adalah perbaikan untuk ruang-ruang hunian itu,” ujarnya.

Selain melakukan perbaikan terhadap Rusunawa yang sudah tersedia, Pemkot Pangkalpinang juga tengah mendorong adanya pembangunan Rusunawa baru.

Bartholomeus mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera V Kementerian PKP serta Satuan Kerja Bangka Belitung untuk menyampaikan usulan tersebut.

“Kita mohon kalau bisa dibantu untuk perbaikan ataupun kita harapkan ada pembangunan baru. Kita sudah sampaikan harapan Pak Wali untuk membangun Rusunawa di Pangkalpinang,” katanya.

Menariknya, usulan pembangunan Rusunawa baru tersebut tidak hanya diarahkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga untuk mendukung kawasan industri yang akan dikembangkan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Salah satu lokasi yang diusulkan berada di kawasan sekitar Ketapang dan wilayah yang mengarah ke kawasan tersebut.

Menurut Bartholomeus, Rusunawa di kawasan industri nantinya dapat menjadi hunian bagi para pekerja yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Pak Wali akan mengembangkan daerah industri, daerah Ketapang dan arah-arah ke Ketapang. Kita usulkan sekitar situ dimungkinkan nanti kalau ada anggaran dari pusat untuk membangun yang menampung karyawan daerah industri,” jelasnya.

Selama ini, pembangunan Rusunawa di Pangkalpinang lebih banyak diarahkan untuk memenuhi kebutuhan hunian MBR, termasuk mendukung masyarakat nelayan.

Ke depan, Pemkot Pangkalpinang berharap konsep Rusunawa dapat diperluas sehingga turut menunjang pengembangan kawasan industri sekaligus menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi para pekerja.

“Selama ini Rusunawa itu untuk MBR, untuk nelayan dan seterusnya. Ini kita harapkan juga untuk yang industri,” pungkas Bartholomeus.

Pos terkait