Pangkalpinang,LibangNews.Com- Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, turun langsung meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Pangkalpinang, Jumat (31/1/2026) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasar tetap tertib serta menampung berbagai keluhan dan masukan dari para pedagang.
Dalam peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 08.15 WIB itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kota Pangkalpinang Andika Saputra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suharto, Kepala UPT Pasar Firmansyah, serta Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Pagi, Fauzi Riza.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Prof. Saparudin menemukan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian, khususnya terkait pengelolaan sampah dan penataan lapak pedagang. Menurutnya, dua aspek tersebut berpengaruh besar terhadap kenyamanan pasar, baik bagi pedagang maupun pembeli.
“Pemantauan ini kita lakukan untuk melihat langsung kondisi pasar sekaligus mendengar aspirasi pedagang. Masalah kebersihan dan tata kelola lapak masih menjadi catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Saparudin.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan Pasar Pagi pada siang hari. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB dan melibatkan enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kita pilih waktu siang agar tidak mengganggu aktivitas jual beli. Gotong royong ini menjadi langkah awal untuk menata kembali pasar agar lebih bersih dan nyaman,” jelasnya.
Wali Kota menegaskan bahwa pasar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang harus dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penataan dan kebersihan pasar akan terus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Disperindagkop Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih pasar merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat.
“Melalui gotong royong ini, kita ingin pasar terbebas dari tumpukan sampah dan limbah, sehingga pedagang dan pengunjung merasa lebih nyaman,” katanya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan upaya pembenahan Pasar Pagi akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk asosiasi pedagang, demi mewujudkan pasar yang tertib, bersih, dan representatif.(*)








