Pangkalpinang,LibangNews.Com– Kehidupan Usman (38), warga Kelurahan Tua Tunu, Kota Pangkalpinang, kini memasuki babak baru. Rumah berbahan papan yang sebelumnya ditempatinya dalam kondisi tidak layak huni telah berubah menjadi hunian yang lebih nyaman setelah mendapat bantuan pembangunan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Rumah Layak Huni (RLH) tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, Selasa (22/9/2026).
Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan pihak swasta untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak.

Dalam kesempatan itu, Saparudin menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berkontribusi mendukung pembangunan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, dukungan CSR tidak hanya diwujudkan dalam pembangunan rumah, tetapi juga menyasar berbagai kebutuhan sosial lainnya.
“Jadi ada beberapa perusahaan yang membantu kita di Kota Pangkalpinang. Hari ini ada rumah layak huni, kemudian ada toilet umum, lalu ada masjid dan ada gereja,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, pembangunan rumah untuk Usman mendapat dukungan dari Asari Tambang Group melalui sejumlah anak usahanya. Masing-masing anak usaha berkontribusi terhadap program bantuan yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.
“Yang ini dari Asari Tambang Group. Jadi ada beberapa anak usaha mereka yang masing-masing membantu. Ada yang masjid lain, yang gereja lain, yang rumah,” ujarnya.

Saparudin menegaskan, Pemkot Pangkalpinang akan terus membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan agar dukungan CSR dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dan pengajuan proposal kepada perusahaan sehingga dana tanggung jawab sosial dapat diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan warga.
“Kita selalu menjalin komunikasi, kemudian kita mengajukan proposal kepada mereka untuk mereka bisa mengeluarkan dana CSR mereka untuk masyarakat Pangkalpinang,” tuturnya.
Ia berharap sinergi pemerintah dan dunia usaha dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu, terutama warga yang membutuhkan hunian layak.
Sementara itu, Usman yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian dengan merawat taman di Darul Muhabah mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

Sebelum mendapatkan bantuan, ia bersama keluarga tinggal di rumah papan yang kondisinya sudah tidak layak untuk ditempati. Pembangunan rumah baru melalui program CSR tersebut berlangsung sekitar satu bulan.
Kini, Usman dapat menempati rumah dengan kondisi yang lebih baik dan nyaman.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan rumah ini. Sebelumnya rumah saya masih papan dan kondisinya memang sudah tidak layak. Sekarang rumahnya sudah bagus dan lebih nyaman untuk ditempati,” ungkapnya.
Bagi Usman, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak.










