Babel,LibangNews.Com- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Babel dalam kondisi aman meskipun sempat terjadi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Babel bersama PT Pertamina Patra Niaga serta sejumlah pihak terkait melakukan pemantauan langsung ke beberapa SPBU di Kota Pangkalpinang, Jumat (7/3/2026).
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, di antaranya SPBU di Jalan Alexander, Kelurahan Air Itam; SPBU di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam; SPBU di Jalan Jenderal Sudirman, Selindung Baru; SPBU di Jalan RE Martadinata, Opas Indah, Kecamatan Taman Sari; serta SPBU di kawasan Bacang, Kecamatan Bukit Intan.
Mewakili Gubernur Babel, Pelaksana Harian Kepala Satpol PP Babel Renaldi bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi antrean kendaraan sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan normal.
Renaldi menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, pasokan BBM untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Persediaan BBM di Babel dalam kondisi aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, antrean yang terjadi di sejumlah SPBU lebih dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap isu kelangkaan BBM yang beredar, sehingga memicu pembelian dalam jumlah lebih dari biasanya.
Karena itu, pemerintah daerah bersama Pertamina terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar.
Selain memantau kondisi antrean, tim juga melakukan pengecekan kendaraan di area SPBU guna mengantisipasi praktik pengetapan atau “ngerit” BBM yang berpotensi mengganggu distribusi bahan bakar bagi masyarakat luas.
Pemerintah Provinsi Babel juga meminta pengelola SPBU untuk turut aktif memberikan informasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun melalui pemasangan imbauan di area SPBU, agar masyarakat tidak melakukan panic buying.
Melalui langkah pemantauan tersebut, Pemprov Babel berharap distribusi BBM tetap berjalan lancar dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar di daerah.








