Kejari Baru Pangkalpinang Perkenalkan Diri, Perkuat Sinergi dengan Pemkot

Pangkalpinang,LibangNews.Com- Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar acara ramah tamah bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yang baru, Rindang Onasis, di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Senin malam (27/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rindang Onasis memperkenalkan diri sekaligus memaparkan rekam jejak penugasannya selama berkarier di institusi Kejaksaan. Ia menyampaikan harapan besar untuk dapat menjalin sinergi dan kerja sama yang baik dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Pangkalpinang.

“Kami mohon kerja sama dan bimbingannya dari seluruh Forkopimda. Kami juga berharap dapat diingatkan apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat hal-hal yang kurang tepat, sehingga kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Rindang.

Ia menjelaskan, sebelum bertugas di Pangkalpinang, dirinya telah menjalani berbagai penugasan di sejumlah daerah, di antaranya di Bengkulu selama kurang lebih 12 tahun, kemudian di Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung selama 5 tahun. Pada 2018, ia dipercaya bertugas di Kejaksaan Negeri Nias selama 3 tahun, dilanjutkan di Kejaksaan Negeri Ponorogo selama 3 tahun, serta menjalankan tugas pengawasan di Manado selama sekitar 1 tahun.

“Kami berharap kehadiran kami di Pangkalpinang dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung penegakan hukum serta pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas kehadiran Kepala Kejari yang baru. Ia menilai, kehadiran Kejari akan membawa semangat baru dalam memperkuat sinergi antar lembaga di daerah.

“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kota Pangkalpinang. Kehadiran Kepala Kejari tentu menjadi energi baru bagi kami dalam membangun kota ini ke arah yang lebih baik,” ungkap Saparudin.

Ia menegaskan bahwa peran Kejaksaan Negeri sangat strategis, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan dan memberikan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Saparudin memaparkan kondisi Kota Pangkalpinang yang merupakan kota jasa dan perdagangan dengan jumlah penduduk sekitar 224 ribu jiwa yang tersebar di 7 kecamatan. Menurutnya, stabilitas keamanan di kota ini relatif kondusif berkat sinergi yang baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kondisi keamanan di Pangkalpinang cukup kondusif. Ini tidak terlepas dari peran aktif Kapolres dan Dandim yang terus menjaga situasi melalui patroli rutin serta koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga terus mendorong berbagai program strategis, seperti penurunan angka pengangguran dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini telah menunjukkan tren positif. Bahkan, capaian kinerja daerah menempatkan Pangkalpinang pada peringkat ke-30 dari seluruh kota di Indonesia.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait inflasi bahan pokok. Ketergantungan pasokan dari luar daerah serta kendala transportasi, khususnya di Pelabuhan Pangkalbalam, menjadi faktor utama yang mempengaruhi stabilitas harga.

“Permasalahan inflasi ini menjadi perhatian serius kami. Proses bongkar muat di Pelabuhan Pangkalbalam yang bisa memakan waktu hingga lebih dari 8 jam turut menjadi kendala distribusi barang,” ujarnya.

Melalui momentum ramah tamah ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dengan Pemerintah Kota serta Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung percepatan pembangunan di Kota Pangkalpinang.

Pos terkait