Bangka,LibangNews.Com – Suasana penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Wisuda Program Sarjana dan Magister Universitas Bangka Belitung (UBB) Angkatan XXXVII Tahun 2026. Sebanyak 431 lulusan resmi dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka yang berlangsung di Pangkalpinang.
Momen istimewa tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Yusril Ihza Mahendra, yang memberikan orasi ilmiah sekaligus motivasi kepada para wisudawan agar tidak berhenti menimba ilmu setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.
Menurut Yusril, tantangan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan menuntut setiap lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan maupun pengembangan kompetensi.
Ia mengajak para alumni UBB untuk melanjutkan studi ke jenjang magister, doktor, maupun pendidikan profesional lainnya agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai putra daerah Bangka Belitung, Yusril mengaku bangga melihat perkembangan UBB yang kini semakin maju. Ia mengenang masa ketika masyarakat Bangka Belitung harus keluar daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi karena belum tersedia perguruan tinggi negeri di daerah.
“UBB adalah kebanggaan masyarakat Bangka Belitung. Kampus ini harus terus berkembang dan menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
Rektor UBB, Prof. Ibrahim, juga berpesan agar para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui karya, inovasi, dan pengabdian.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan diri menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.
“Teruslah belajar, jaga nama baik almamater, serta jadilah pribadi yang mampu memberikan kontribusi positif di mana pun berada,” pesan Prof. Ibrahim.
Selain prosesi pengukuhan wisudawan, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan e-ijazah secara simbolis oleh Rektor UBB, pemberian penghargaan kepada 26 wisudawan terbaik oleh Prof. Yusril Ihza Mahendra, pemindahan kuncir, hingga ramah tamah bersama keluarga dan sivitas akademika yang menutup rangkaian kegiatan wisuda.










