Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Internasional di RSUD Depati Hamzah, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah itu diisi dengan senam bersama, pembagian doorprize serta edukasi kesehatan melalui webinar yang menghadirkan dokter spesialis kulit dan kelamin.
Turut hadir Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin mengingatkan bahwa menjaga kebugaran tubuh harus menjadi kebiasaan, termasuk bagi mereka yang telah memasuki usia lanjut. Menurutnya, aktivitas fisik sederhana seperti senam dapat membantu lansia mempertahankan kondisi tubuh agar tetap sehat.
Ia berharap kegiatan senam tidak berhenti sebatas perayaan Hari Lansia, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
“Senam itu untuk menjaga fisik para lansia. Kita harapkan kegiatan ini menjadi momentum bagi mereka untuk secara reguler melakukan senam dan gerak badan,” kata Saparudin.
Selain menjaga kebugaran, edukasi kesehatan juga menjadi perhatian dalam peringatan tersebut. Salah satunya menyangkut kesehatan kulit yang perlu mendapat perhatian seiring bertambahnya usia.
Saparudin mengatakan, Pemkot Pangkalpinang juga telah menyiapkan dukungan pelayanan medis bagi warga lanjut usia. Salah satunya melalui layanan geriatri di RSUD Depati Hamzah yang secara khusus menangani kebutuhan kesehatan pasien lansia.
“Kemudian ketika mereka sakit, RSUD Depati Hamzah sudah menyiapkan layanan geriatri. Layanan ini khusus melayani para lansia,” ujarnya.
Tidak hanya pelayanan di rumah sakit, fasilitas home care juga menjadi bagian dari dukungan kesehatan yang disediakan. Melalui layanan ini, lansia dapat memperoleh perawatan di rumah maupun menjalani pemeriksaan langsung di rumah sakit sesuai kondisi dan kebutuhan medis.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengingatkan bahwa kesehatan lansia tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga semangat dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan.
Ia mengajak para lansia untuk tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta tetap aktif menjalani kegiatan positif.
“Kita berharap lansia-lansia di Kota Pangkalpinang ini rutin memeriksakan kesehatannya, terus tentunya menjaga kesehatan, semangat, dan yang paling penting mereka harus bahagia biar sehat,” tutur Dessy.
Dessy menambahkan, Pemkot Pangkalpinang turut mengoptimalkan pelayanan melalui Posyandu, program Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta keterlibatan Tim Penggerak PKK dalam pembinaan dan pemberdayaan lansia.
Menurutnya, berbagai dukungan tersebut diperlukan agar kelompok lanjut usia tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan di lingkungan masyarakat.
“Ya, ada Posyandu, mereka terus memeriksakan ke Posyandu itu rutin. Kemudian ada program-program dari Dinkes, ada dari Rumah Sakit Umum, juga tentunya dari PKK yang melakukan pembinaan dan pemberdayaan untuk lansia,” jelasnya.
Melalui peringatan Hari Lansia ini, Pemkot Pangkalpinang ingin memastikan para lansia tidak hanya mendapatkan akses pelayanan kesehatan, tetapi juga kesempatan untuk tetap aktif, produktif dan bahagia di masa tua.











