Pangkalpinang,LibangNews.Com – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Ketapang. Saat ini, proses pengusulan program tersebut telah memasuki tahap finalisasi dokumen dan pemenuhan berbagai persyaratan administrasi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pangkalpinang, David Oktaviandi, mengatakan pihaknya tengah melengkapi seluruh dokumen yang menjadi syarat pengajuan kepada pemerintah pusat. Selain itu, koordinasi dengan sejumlah instansi terkait juga terus dilakukan untuk mendukung kesiapan kawasan yang diusulkan.
“Seluruh persyaratan terus kami lengkapi agar proses pengusulan dapat berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam tahapan ini,” kata David, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Pangkalpinang mengusulkan pemanfaatan lahan seluas sekitar 10.000 meter persegi atau satu hektare di Kelurahan Ketapang sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Menurut David, koordinasi dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS), PT PLN (Persero), hingga PDAM untuk memastikan kesiapan infrastruktur dasar yang akan menunjang kawasan tersebut apabila program mulai direalisasikan.
Tak hanya itu, berbagai tahapan yang dipersyaratkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga telah dijalankan. Hasil asesmen terhadap lahan yang diusulkan dinilai sangat baik, sementara kajian sosial ekonomi telah dilakukan dengan melibatkan nelayan serta tokoh masyarakat di wilayah Ketapang.
David menuturkan, Kampung Nelayan Merah Putih nantinya tidak hanya berfokus pada penataan kawasan permukiman pesisir, tetapi juga diarahkan sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat nelayan.
Berbagai fasilitas pendukung direncanakan dibangun, seperti dermaga, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), unit pengolahan hasil perikanan, hingga sarana penunjang lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
“Dengan hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih, kami berharap kawasan pesisir Ketapang dapat berkembang menjadi sentra perikanan yang lebih modern, tertata, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat nelayan,” tutup David.










