Babel,LibangNews.Com – Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda menitipkan pesan penting kepada para pelajar SMAN 2 Pangkalpinang agar membangun karakter kuat, menjaga integritas, serta menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Murry saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMAN 2 Pangkalpinang, Senin (19/10/2026) pagi, dalam rangka program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) yang merupakan tindak lanjut program Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto.
Dalam amanatnya, Murry mengingatkan bahwa membangun masa depan harus dimulai dari kemampuan menghargai dan mencintai diri sendiri. Menurutnya, sikap tersebut menjadi landasan untuk menghormati orang tua, guru, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Diri sendiri dulu dicintai. Jika tidak mencintai diri sendiri, tidak mungkin kita bisa sungguh-sungguh mencintai sekolah dan tanah air. Bentengi diri kalian, hormati orang tua dan guru,” ujar Murry di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya keimanan sebagai benteng menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar. Karakter dan kedisiplinan yang dibangun sejak bangku sekolah, kata dia, akan menjadi bekal dalam menentukan arah kehidupan para pelajar di masa mendatang.
Tak hanya soal karakter, Murry turut memberikan perhatian terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba di Bangka Belitung.
Ia menyinggung penggunaan narkoba di lingkungan pertambangan timah lokal yang kerap dikaitkan dengan upaya meningkatkan stamina saat bekerja. Kondisi tersebut menjadi peringatan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang terlarang.
Wakapolda pun meminta para pelajar tidak sekali-kali mencoba narkoba. Ia juga mengingatkan agar siswa menghindari kebiasaan merokok yang berisiko mengganggu kesehatan.
“Kalian harus menjadi generasi yang kritis, berintegritas, dan menguasai ilmu pengetahuan. Jangan pernah coba-coba konsumsi narkoba,” tegasnya.
Murry berharap para siswa mampu memanfaatkan masa sekolah untuk memperkuat kemampuan diri, mengembangkan wawasan, serta membangun pola pikir kritis. Ia menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Karena itu, pelajar Bangka Belitung diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat dari kekayaan alam yang dimiliki daerah, tetapi juga berani mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif.
“Jangan hanya menjadi generasi pewaris Bangka Belitung, tetapi jadilah generasi penyelamat dan pembangun masa depan daerah ini,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, kegiatan upacara tersebut turut dihadiri Dirlantas Polda Babel, Dirbinmas Polda Babel, kepala sekolah, serta dewan guru SMAN 2 Pangkalpinang.











