Kebakaran Bengkel di Pangkalpinang, Tujuh Motor Hangus Dilalap Api

Babel,LibangNews.Com – Kebakaran melanda sebuah bengkel tambal ban di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Gabek Dua, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Kamis (22/10/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan bangunan bengkel beserta peralatan, suku cadang, dan tujuh unit sepeda motor hangus terbakar.

Seorang korban dilaporkan mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Timah untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu uap bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang tersambar api tungku tambal ban. Saat kejadian, pemilik bengkel disebut sedang menguras BBM dari sepeda motor.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Taman Sari di bawah pimpinan Kapolsek AKP Syafrial Agus langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian juga membantu mengatur arus lalu lintas agar mobil pemadam kebakaran dapat menjangkau lokasi dengan lancar. Selain itu, personel turut membantu warga menyelamatkan barang-barang berharga dari area yang terdampak kebakaran.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengapresiasi kesigapan personel kepolisian yang berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dalam menangani situasi darurat.

Menurut Agus, kehadiran polisi di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika keselamatan warga terancam.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama yang diselamatkan terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia menambahkan, tindakan cepat tersebut sejalan dengan instruksi Kapolda Bangka Belitung agar seluruh personel memiliki kepekaan dan respons cepat terhadap berbagai kejadian di tengah masyarakat, termasuk dalam situasi darurat.

Agus juga mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik bengkel dan pelaku usaha rumahan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat menangani bahan yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat dan pelaku usaha agar senantiasa berhati-hati saat berinteraksi dengan bahan yang mudah terbakar. Langkah pencegahan ini penting untuk menyelamatkan jiwa dan harta benda,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha untuk memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama saat menangani BBM dan menggunakan sumber api di lingkungan usaha.

Pos terkait