Babel,LibangNews.Com– Turnamen Bhayangkara Babel Mini Soccer 2026 resmi dimulai melalui Kick Off yang digelar di Lapangan Mini Soccer Bhaypark Polda Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Bangka Belitung.
Ketua panitia pelaksana yang juga Direktur Reserse Narkoba Polda Babel, Kombes Pol Ronald F.C. Sipayung, mengatakan turnamen akan berlangsung selama 13 hari hingga 19 Juni 2026 dengan agenda semifinal dan final pada hari penutupan.
“Secara resmi kegiatan Bhayangkara Babel Mini Soccer 2026 telah dilaksanakan. Selama 13 hari ke depan pertandingan akan berlangsung hingga babak semifinal dan final pada 19 Juni mendatang,” ujar Ronald.
Ia menjelaskan, sebanyak 64 tim ambil bagian dalam turnamen perdana yang diselenggarakan Polda Babel tersebut. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Polri, instansi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi kemasyarakatan hingga komunitas sepak bola.
“Peserta sebanyak 64 tim yang merupakan gabungan dari kelompok Polri, instansi pemerintah tingkat provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, organisasi kemasyarakatan serta komunitas-komunitas sepak bola. Jadi seluruh kelompok masyarakat dapat terwakili dalam kegiatan ini,” katanya.
Menurut Ronald, tujuan utama penyelenggaraan turnamen bukan semata-mata mencari juara, melainkan menjadi sarana mempererat komunikasi, koordinasi, dan persaudaraan antarinstansi maupun masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama merayakan Hari Bhayangkara. Yang paling penting adalah terjalinnya komunikasi, koordinasi, persaudaraan, dan pertemanan. Meskipun bertanding, para peserta bisa saling mengenal dan memperkuat hubungan kebersamaan,” ungkapnya.
Pada turnamen ini, panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang dengan total nilai mencapai Rp26,5 juta. Penghargaan akan diberikan kepada Juara 1, 2, 3, dan 4, serta kategori pemain terbaik dan kiper terbaik dengan jumlah kebobolan paling sedikit.
Untuk menjamin kualitas pertandingan, seluruh laga dipimpin oleh wasit profesional yang bekerja sama dengan PSSI.
“Seluruh pertandingan dipimpin oleh wasit profesional dari PSSI. Kami yakin mereka akan memimpin pertandingan dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Ronald.
Ronald juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut. Bahkan, jumlah peserta yang ingin berpartisipasi melebihi kuota yang disediakan panitia.
“Sebenarnya banyak yang ingin ikut berpartisipasi. Namun karena ini penyelenggaraan pertama dan sifatnya masih undangan, kami membatasi sebanyak 64 tim. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan ke depan bisa menjadi agenda yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Lapangan Mini Soccer Bhaypark yang menjadi lokasi pertandingan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga masyarakat dengan tetap memperhatikan aturan penggunaan dan perawatan fasilitas.
“Lapangan ini sudah sering digunakan dengan mekanisme pengajuan permohonan. Yang terpenting adalah bagaimana fasilitas ini dijaga dan dirawat bersama, termasuk penggunaan perlengkapan yang sesuai agar kualitas lapangan tetap terjaga,” tutupnya.










