Babel,LibangNews.Com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengapresiasi langkah Polda Kepulauan Bangka Belitung yang menggelar aksi penanaman 6.000 pohon secara serentak di seluruh wilayah Bangka Belitung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amransyah Muslimin, mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendukung program rehabilitasi lahan kritis di daerah.
Menurut Amransyah, keterlibatan Polri dalam aksi penghijauan menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor untuk menjaga kelestarian alam Bangka Belitung.
“Di Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri melalui Polda Kepulauan Bangka Belitung ikut melestarikan lingkungan. Sebelumnya kita juga telah memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan hari ini kepolisian kembali melakukan penanaman. Tadi disampaikan ada sekitar 6.000 pohon yang ditanam secara serentak di seluruh Polres di Bangka Belitung,” kata Amransyah, Rabu (8/7/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Polda Babel atas komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih kepada Polda Kepulauan Bangka Belitung dan mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga apa yang kita kerjakan hari ini bermanfaat bagi anak cucu kita dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Amransyah menjelaskan, Bangka Belitung masih memiliki cukup banyak lahan kritis yang sebagian besar merupakan dampak aktivitas manusia, terutama bekas pertambangan timah. Karena itu, rehabilitasi melalui penanaman pohon menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan tersebut.
“Lahan kritis ini pada dasarnya banyak disebabkan oleh aktivitas manusia sendiri, terutama akibat pertambangan timah. Oleh karena itu, kita berupaya mengembalikan ekosistemnya melalui kegiatan penanaman pohon,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Babel terus menggencarkan program penghijauan bersama berbagai instansi, termasuk BUMN dan instansi vertikal. Program tersebut sejalan dengan prioritas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dalam memperluas kawasan hijau dan memulihkan lahan-lahan yang mengalami kerusakan.
Selain penanaman pohon di daratan, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove juga akan terus dilakukan.
“Beberapa waktu lalu saat Hari Lingkungan Hidup Sedunia kita juga telah melakukan penanaman mangrove. Insyaallah pada akhir Juli nanti akan kembali dilaksanakan penanaman mangrove di sejumlah lokasi,” katanya.
Terkait lokasi prioritas, Amransyah menyebut kawasan pesisir Tanjung Ratu menjadi salah satu fokus utama rehabilitasi. Selain itu, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Bangka Belitung.
“Untuk di Tanjung Ratu ini hampir seluruh kawasan pesisir menjadi prioritas. Selain itu juga ada di Bangka Tengah, Belitung, Bangka Barat, dan dalam minggu ini juga akan dilaksanakan penanaman di kawasan Puncak Menumbing, Bangka Barat,” pungkasnya.










