UBB Tata Kembali Organisasi, 20 Pegawai Dapat Amanah Baru

Bangka,LibangNews.Com— Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali melakukan penataan organisasi dan penguatan sumber daya manusia. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan 10 dosen yang mendapat tugas tambahan, pengangkatan 10 tenaga kependidikan ke dalam jabatan fungsional, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) mutasi PNS.

Rangkaian kegiatan berlangsung di Ruang Balai Besar Peradaban (BBP), Kampus Terpadu UBB, pada Jumat (4/9/2026), dan dipimpin langsung Rektor UBB Ibrahim.

Sepuluh dosen yang mendapat tugas tambahan ditempatkan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan universitas. Mereka yakni Hengky Veru Purbolakseto sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Suhaidar sebagai Sekretaris Jurusan Ekonomi dan Akuntansi, serta Nur Ahmad Ricky Rudianto sebagai Koordinator Program Studi S1 Akuntansi.

Kemudian Nurvita Wijayanti dipercaya sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Keguruan, Bahasa, dan Sastra. Mohammad Agung Nugraha menjadi Koordinator Program Studi S1 Ilmu Kelautan.

Selanjutnya, Cery Kurnia mendapat amanah sebagai Kepala Laboratorium dan Pusat Bantuan Hukum, Rostiar Sitorus sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Perpustakaan, Ave Agave Christina Situmorang sebagai Kepala Pusat Publikasi dan HAKI, Firlya Rosa sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pengembangan Pelajaran, serta Muhamad Hijran sebagai Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Mata Kuliah Wajib Kurikulum.

Selain dosen, UBB juga mengangkat 10 tenaga kependidikan dalam pengangkatan pertama jabatan fungsional.

Mereka terdiri dari Inne Nova Erlinda sebagai Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur, Muhammad Rizqi Yusma sebagai Arsiparis, Agus Fitri Yani dan Erlina Saputri sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan.

Kemudian Nadia Fatikasari dan Miftahul Janna Ozelly sebagai Arsiparis, Putri Salsabila sebagai Perencana, Mimi Mawaddah sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama, serta Nur Solehah dan Anisah Abram sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan.

Rektor UBB Ibrahim mengatakan, pemberian tugas tambahan dan pengangkatan jabatan fungsional tersebut merupakan bagian dari penyesuaian organisasi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan universitas.

Menurutnya, dinamika sumber daya manusia di lingkungan UBB menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan tersebut. Sejumlah dosen sedang menjalani pendidikan, sementara sebagian lainnya telah menyelesaikan pendidikan sehingga diperlukan penyesuaian dalam pembagian tugas dan pengisian jabatan.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik serta memberikan kontribusi terhadap kemajuan UBB.

“Setiap jabatan adalah amanah. Kita harus saling mendukung dan bekerja bersama untuk kemajuan UBB,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, pengangkatan tenaga kependidikan ke dalam jabatan fungsional diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan karier sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan akademik dan administrasi.

Dalam kesempatan yang sama, UBB juga menyerahkan SK mutasi PNS kepada Fitriani. Sebelumnya, Fitriani bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, tepatnya pada Dinas Kelautan dan Perikanan serta Sekretariat Daerah.

Melalui keputusan mutasi tersebut, Fitriani kini mendapat penugasan sebagai dosen pada Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan UBB.

Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat tenaga pengajar sekaligus mendukung kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang perikanan dan kelautan.

Salah satu dosen yang memperoleh tugas tambahan, Firlya Rosa, mengatakan jabatan baru yang dipercayakan kepadanya merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia berharap dapat bersama-sama dengan sivitas akademika UBB membawa universitas tersebut semakin berkembang dan memiliki daya saing lebih luas.

“Mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Universitas Bangka Belitung,” katanya.

Firlya juga berharap UBB ke depan semakin dikenal, tidak hanya secara nasional tetapi juga di tingkat internasional.

Dengan adanya penataan tersebut, UBB menargetkan seluruh unit kerja dapat menjalankan fungsi secara lebih optimal. Penguatan sumber daya manusia juga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pelayanan akademik dan administrasi di lingkungan kampus.

Pos terkait