Pangkalpinang,LibangNews.Com — Perayaan ulang tahun ke-26 Gereja Katolik Santo Mikhael Bacang, Kota Pangkalpinang, diisi dengan kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan umat, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan.
Salah satunya melalui kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah yang digelar pada Minggu (13/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna.
Jalan sehat mengambil rute mengelilingi sejumlah ruas jalan di kawasan Bacang, mulai dari Jalan Kalimaya, Jalan Air Mawar, Jalan Air Mangkok, hingga Jalan Depati Hamzah sebelum kembali ke Gereja Katolik Santo Mikhael sebagai titik finis.
Ketua Pelaksana kegiatan, Bartholomeus Suharto, mengatakan jalan sehat tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-26 atau yang disebut sebagai Pesta Perak Plus.
Menurutnya, perayaan tersebut melibatkan empat Kelompok Basis Gereja (KBG) yang berada dalam satu wilayah, yakni KBG Santo Mikhael, Santo Gabriel, Santo Rafael dan KBG Feda.
“Empat KBG ini berada dalam satu wilayah, yaitu Wilayah 11 Paroki Katedral Pangkalpinang,” ujar Bartholomeus.
Ia menjelaskan, konsep jalan sehat yang disertai aksi memungut sampah sengaja dipilih sebagai bentuk nyata penerapan tema gereja, yakni “Merawat Bumi”.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas seremonial dalam rangka memperingati ulang tahun gereja, tetapi juga menumbuhkan kepedulian umat terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.
“Melalui kegiatan ini kami berharap umat Katolik, khususnya di Wilayah 11, semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Momentum ini juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan antarjemaat,” katanya.
Selain jalan sehat, rangkaian perayaan ulang tahun ke-26 Gereja Katolik Santo Mikhael juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya. Di antaranya lomba membaca kitab suci, permainan gaple, lomba mewarnai anak-anak serta sejumlah perlombaan lain.
Bartholomeus menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan menjadi momentum bagi umat untuk mensyukuri perjalanan Gereja Katolik Santo Mikhael selama 26 tahun.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengapresiasi kegiatan yang melibatkan umat gereja dan masyarakat sekitar tersebut.
Menurut Dessy, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh masyarakat.
“Peduli terhadap lingkungan serta menjaga kebersihan merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah,” kata Dessy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada umat Gereja Katolik Santo Mikhael serta masyarakat sekitar yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Dessy, menyambut positif berbagai kegiatan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.










