Operasi Patuh Menumbing 2026 Dimulai 8 Juni, Polda Babel Kerahkan 342 Personel dan Maksimalkan ETLE

Babel,LibangNews.Com – Polda Kepulauan Bangka Belitung memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Menumbing 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Aula PJR Ditlantas Polda Babel, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Karo Ops Polda Babel Kombes Pol M. Akbar Thamrin bersama Plt Direktur Lalu Lintas Polda Babel Kombes Pol Ari Mujiono, serta diikuti para pejabat Ditlantas dan Kasat Lantas dari seluruh Polres jajaran.

Operasi Patuh Menumbing 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini melibatkan unsur kepolisian bersama instansi terkait dengan fokus utama pada penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.

Karo Ops Polda Babel Kombes Pol M. Akbar Thamrin mengatakan penerapan sistem elektronik menjadi strategi utama dalam operasi tahun ini untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat saat berkendara.

“Penegakan hukum berbasis elektronik menjadi prioritas dalam operasi ini. Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas di jalan raya,” ujarnya.

Selain penindakan, operasi juga akan diwarnai kegiatan edukasi dan pendekatan humanis guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang peringatan Hari Bhayangkara 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, sebanyak 342 personel gabungan dari Polda Babel dan Polres jajaran akan diterjunkan ke lapangan.

Akbar menegaskan seluruh personel diminta menjalankan tugas sesuai prosedur serta mengedepankan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

“Laksanakan operasi sesuai SOP, hindari tindakan yang dapat menimbulkan antipati masyarakat, dan perkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait agar operasi berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Dirlantas Polda Babel Kombes Pol Ari Mujiono menjelaskan Operasi Patuh Menumbing 2026 mengangkat tema Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik.

Menurut Ari, tema tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam memanfaatkan teknologi, khususnya melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), untuk menciptakan penegakan hukum yang lebih transparan dan akuntabel.

“Pemanfaatan ETLE menjadi langkah strategis untuk mengurangi kontak langsung antara petugas dan pelanggar, sekaligus meningkatkan objektivitas dalam proses penindakan,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan teknologi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, menekan potensi penyimpangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Adapun sasaran utama Operasi Patuh Menumbing 2026 meliputi penurunan angka pelanggaran lalu lintas, pengurangan fatalitas kecelakaan, serta penanganan titik-titik rawan kemacetan di wilayah Bangka Belitung.

“Melalui operasi ini, kami berharap tercipta lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan menjelang Hari Bhayangkara 2026,” pungkas Ari.

Pos terkait