Babel Kirim Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Solidaritas Depati Amir Kembali Terjalin

Kupang,LibangNews.Com — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa Flores dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp570.864.000.

Bantuan yang dihimpun dari pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), masyarakat hingga sejumlah mitra dan pelaku usaha di Bangka Belitung itu diserahkan di Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari I Nomor 52, Oebobo, Kota Kupang, Kamis (10/9/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan Pj Sekda Babel Fery Afriyanto yang mewakili Gubernur Babel Hidayat Arsani. Bantuan tersebut diterima langsung Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (P) Johni Asadoma, didampingi Sekda NTT Fransiskus Sales Sodo dan Plh Kaban Keuangan NTT Yohanes Oktovianus.

Fery mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat Bangka Belitung kepada warga Flores yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Kami datang membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Mungkin bantuan ini tidak sebanding dengan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa saudara-saudara kami di NTT tidak sendiri,” ujar Fery.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar dukungan materi. Ada pesan persaudaraan antardaerah yang ingin terus dijaga, terlebih Babel dan NTT memiliki hubungan sejarah yang erat melalui sosok Pahlawan Nasional Depati Amir.

Depati Amir merupakan putra Bangka Belitung yang pernah diasingkan ke Kupang. Jejak sejarah tersebut hingga kini masih dapat ditemukan di Kota Kupang, tempat Depati Amir dimakamkan di Kompleks Pemakaman Muslim Batu Kadera, Kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama.

Fery menyebut hubungan historis tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagi Babel untuk hadir ketika masyarakat NTT mengalami musibah.

“Sejarah telah menghubungkan kita, dan hari ini kepedulian menjadi cara kita merawat hubungan tersebut. Ketika saudara kita mengalami kesulitan, kita hadir untuk saling menguatkan,” katanya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak sekaligus menjadi penguat hubungan persaudaraan antara masyarakat Bangka Belitung dan NTT.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Babel dan seluruh pihak yang ikut bergotong royong mengumpulkan bantuan.

Menurut Johni, perhatian yang diberikan daerah lain menjadi suntikan semangat bagi masyarakat NTT yang sedang menjalani masa pemulihan akibat bencana.

“Nilainya bukan sekadar angka, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian, solidaritas, dan rasa persaudaraan. Dukungan seperti ini memberikan kekuatan dan semangat bahwa masyarakat NTT tidak sendiri dalam menghadapi bencana,” ungkap Johni.

Ia memastikan bantuan yang diterima akan dikelola bersama pemerintah kabupaten, perangkat daerah dan pihak terkait agar penyalurannya tepat sasaran.

“Kami akan memastikan bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Bantuan senilai lebih dari setengah miliar rupiah tersebut berasal dari berbagai unsur di Bangka Belitung. Di antaranya Gubernur dan jajaran ASN Pemprov Babel, Wali Kota dan jajaran ASN serta masyarakat Kota Pangkalpinang, Bupati dan jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, serta sejumlah perusahaan dan mitra usaha.

Dukungan juga diberikan PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung, IKM Babel, Budi Wijaya, BW Group, PT Gunung Sawit Bina Lestari, PT Mutiara Agrosejahtera, PT Gunung Maras Lestari, PT Prima Bundiarta Nusa, PT Karya Emas Multisani, PT Wijaya Mandiri Teknik Kreasi, PT Belitung Sand Mining, PT Mentari Sawit Makmur, PT Fenyen Agro Lestari (FAL), Hiswana Migas, serta PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM).

Selain itu, sejumlah mitra PKS DPKP turut berpartisipasi, yakni PT Sawindo Kencana, PT Putra Bangka Mandiri, PT Bangka Agro Mandiri, Tata Hamparan Eka Persada, PT Swarna Nusa Sentosa, PT Payung Mitrajaya Mandiri dan PT Mitra Agro Sembada.

Gotong royong tersebut menunjukkan bahwa penanganan dampak bencana bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Kepedulian masyarakat dan dunia usaha juga memiliki peran penting dalam membantu warga yang sedang menghadapi masa sulit.

Pemprov Babel berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban gempa Flores sekaligus menjadi simbol kuatnya solidaritas antardaerah di Indonesia.(*)

Pos terkait