Pangkalpinang Perkuat Pengelolaan Sampah, BNI Turut Salurkan Sarana Kebersihan

Pangkalpinang,LibangNews.Com — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat upaya penanganan sampah, mulai dari penyediaan sarana kebersihan hingga pengolahan sampah. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Bank Negara Indonesia (BNI) melalui penyaluran 15 unit tong sampah.

Bantuan itu diserahkan BNI Kantor Cabang Bangka Trade Center sebagai bentuk dukungan terhadap program kebersihan Pemerintah Kota Pangkalpinang sekaligus bagian dari Gerakan Indonesia Asri.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengatakan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN, diperlukan untuk mendukung program Pangkalpinang Bersih.

Menurutnya, 15 tong sampah dari BNI tersebut nantinya ditempatkan di sejumlah ruang publik agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Sore ini juga menerima bantuan kotak sampah dari BNI sebanyak 15 set. Kita akan letakkan di tempat-tempat umum,” ujar Saparudin, Kamis (3/9/2026).

Saparudin menegaskan, persoalan sampah tidak cukup hanya diselesaikan dengan menambah tempat sampah. Pemerintah juga mendorong pemilahan sampah dari sumber serta memperkuat sistem pengolahan agar volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir dapat ditekan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Pada 2026, terdapat lima unit TPS 3R yang masuk dalam program pengelolaan sampah Kota Pangkalpinang. Salah satunya merupakan pembangunan baru yang difasilitasi Kementerian PUPR di kawasan Air Kepala Tujuh.

Sementara dua unit lainnya akan direvitalisasi di kawasan Genas dan Ketapang.

Pemkot Pangkalpinang juga menargetkan penambahan dua unit TPS 3R pada 2027. Dengan tambahan tersebut, jumlah TPS 3R di Kota Pangkalpinang ditargetkan mencapai tujuh unit.

“Nanti tahun 2027 kita programkan dua lagi, sehingga menjadi tujuh. Mudah-mudahan tahun 2027 itu bisa terpenuhi, sehingga untuk pengolahan sampah kita bisa selesaikan,” katanya.

Selain membangun fasilitas pengolahan sampah, Pemkot Pangkalpinang berencana menata kembali lokasi tempat pemrosesan akhir yang sudah tidak aktif.

Kawasan yang tidak lagi digunakan untuk membuang sampah akan ditutup dan dialihfungsikan menjadi kawasan hijau.

Sedangkan area yang masih aktif akan diarahkan untuk dikembangkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Saparudin menjelaskan, TPST nantinya akan menangani sampah residu yang dihasilkan setelah proses pengolahan di TPS 3R.

“Residu daripada TPS 3R rata-rata sekitar 30 persen. Kalau kapasitas TPS 3R-nya 10 ton, berarti ada 3 ton residunya. Ini akan kita kirim ke TPST,” jelasnya.

Sementara itu, Branch Manager BNI Kantor Cabang Bangka Trade Center, Riko Noviansyah, mengatakan bantuan sarana kebersihan tersebut merupakan bentuk kepedulian BNI terhadap lingkungan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah daerah.

Ia menyebut program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR BNI dapat disinergikan dengan program pemerintah maupun stakeholder lainnya.

“Bantuan ini memang kami berikan untuk mendukung program kerja dari pemerintah, terutama Kota Pangkalpinang. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini bermanfaat untuk masyarakat,” kata Riko.

Sebanyak 15 tong sampah tersebut akan ditempatkan di tiga ruang publik, yakni Alun-Alun Pangkalpinang, Taman Wilhelmina dan Bukit Delima.

Riko mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan pertama BNI untuk program pemerintah di Kota Pangkalpinang.

“Kalau untuk di Kota Pangkalpinang pertama kali,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara BNI dan Pemkot Pangkalpinang dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya menambah fasilitas kebersihan di ruang publik, tetapi juga ikut mendorong kesadaran masyarakat untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya.

Di sisi lain, penguatan TPS 3R dan rencana pengembangan TPST menjadi bagian dari strategi Pemkot Pangkalpinang untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pos terkait