Pangkalpinang,LibangNews.Com — Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai merealisasikan pembangunan SMP Negeri 11 di kawasan eks Terminal Selindung, Kecamatan Gabek, pada tahun anggaran 2026.
Pembangunan sekolah baru tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Pangkalpinang menambah kapasitas layanan pendidikan, seiring perkembangan kawasan Gabek dan wilayah sekitarnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang, Darwin, mengatakan pembangunan SMPN 11 menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Pangkalpinang dengan nilai sekitar Rp2,18 miliar.
“Alhamdulillah ya, SMP Negeri 11 ini dapat dibangun di tahun anggaran 2026 ini dalam rangka untuk pemenuhan infrastruktur pendidikan di Kota Pangkalpinang,” ujar Darwin, Rabu (2/9/2026).
Menurut Darwin, kebutuhan terhadap sekolah tingkat SMP di kawasan Gabek cukup besar. Kehadiran SMPN 11 diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama anak-anak yang tinggal di Gabek, Selindung dan kawasan sekitarnya.
Pembangunan sekolah tersebut ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih tiga bulan. Jika pengerjaan berjalan sesuai rencana, SMPN 11 diharapkan mulai dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2027.
“Mudah-mudahan dalam tiga bulan ke depan kegiatan ini dapat terealisasi dan di tahun ajaran baru 2027 anak-anak di Gabek dan sekitarnya sudah dapat bersekolah di SMP Negeri 11,” katanya.
Sekolah ini berdiri di atas lahan dengan luas lebih dari 8.000 meter persegi. Darwin menilai luasan tersebut sudah memadai untuk pembangunan satu unit sekolah baru jenjang SMP, mengingat kebutuhan lahan minimal berada di kisaran 6.000 meter persegi.
“Luasan lahan di sini hampir satu hektar ya, jadi di kisaran 8.000 lebih. Dan menurut kami itu sudah sangat layak, karena standar minimal 6.000-an untuk satu unit sekolah baru tingkat SMP,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemilihan kawasan eks Terminal Selindung sebagai lokasi sekolah bukan tanpa pertimbangan. Wilayah Gabek, khususnya Selindung, dinilai terus berkembang dan mengalami perluasan permukiman.
“Wilayah Gabek ini dan Selindung khususnya, perluasan wilayah, pengembangan wilayah ini sangat luas,” ungkap Darwin.
Pembangunan SMPN 11 juga dinilai penting untuk mengimbangi perkembangan Kota Pangkalpinang yang semakin mengarah ke kawasan Gabek, terutama koridor Lintas Timur.
Pada tahap awal, sekolah tersebut akan dilengkapi tiga ruang belajar serta satu ruangan yang diperuntukkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Disdikbud juga memastikan kebutuhan mebel untuk ruang belajar telah disiapkan. Dengan demikian, setelah pembangunan fisik selesai, sekolah diharapkan dapat segera dipersiapkan untuk menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027.
“Dengan tiga ruang belajar, insyaallah bisa terserap untuk ruang belajar dan mebelernya juga sudah disiapkan. Jadi tinggal sekolah lah tahun ajaran baru,” pungkas Darwin.










